Puisi ~ Arti Sebuah Atap


“Arti Sebuah Atap”
  Karya: Ela Nuraeni Fajarwati

Ketika menengadahkan kepalamu sepuluh sentimeter saja
Taukah betapa terpuruknya manusia itu ?
Ia tidak bisa hidup tanpa pelindung
Kulitnya sangat sensitif
Begitupun otaknya yang disebut-sebut adalah bentuk kesempurnaan dibanding binatang

Kayu, bambu dan tanah liat yang membentang melindungi rambut
Tidakkah berpikir itu lucu ?
Kau sendiri membayangkan keluargamu dibawah terik panas lugu dagumu berkerut
Lalu bagaimana dengan bata yang mengelilingi seolah memeluk ragamu yang mati saat terlelap tidur tanpa alaspun kau mampu ?

Tanpa atap ragamu kaku
Lekaslah buktikan agar kau tahu
Semahal apa pakaianmu akan mencari atap untuk berteduh
Semewah apapun kendaraanmu kau akan mencari atap ketika lelah


Tonjong, 11 Desember 2018



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Covid-19

Song Fiction/ Shawn Mendes

Puisi- Malam Ramadhan